![]() |
| Aglaonema Harlequin |
Yen Win Garden And Gems
Friday, July 22, 2016
Tuesday, June 14, 2016
Minyak Atsiri atau Essential Oils
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Minyak atsiri, atau dikenal juga sebagai minyak eterik (aetheric oil), minyak esensial (essential oil), minyak terbang (volatile oil), serta minyak aromatik (aromatic oil), adalah kelompok besar minyak nabati
yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap
sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak atsiri merupakan bahan dasar
dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami. Di dalam
perdagangan, hasil sulingan (destilasi) minyak atsiri dikenal sebagai bibit minyak wangi.Para ahli biologi menganggap minyak atsiri sebagai metabolit sekunder yang biasanya berperan sebagai alat pertahanan diri agar tidak dimakan oleh hewan (hama) ataupun sebagai agensia untuk bersaing dengan tumbuhan lain (lihat alelopati) dalam mempertahankan ruang hidup. Walaupun hewan kadang-kadang juga mengeluarkan bau-bauan (seperti kesturi dari beberapa musang atau cairan yang berbau menyengat dari beberapa kepik), zat-zat itu tidak digolongkan sebagai minyak atsiri.
Ciri-ciri
Minyak atsiri bersifat mudah menguap karena titik uapnya rendah. Selain itu, susunan senyawa komponennya kuat memengaruhi saraf manusia (terutama di hidung) sehingga seringkali memberikan efek psikologis tertentu. Setiap senyawa penyusun memiliki efek tersendiri, dan campurannya dapat menghasilkan rasa yang berbeda. Karena pengaruh psikologis ini, minyak atsiri merupakan komponen penting dalam aromaterapi atau kegiatan-kegiatan liturgi dan olah pikiran/jiwa, seperti yoga atau ayurveda.Sebagaimana minyak lainnya, sebagian besar minyak atsiri tidak larut dalam air dan pelarut polar lainnya. Dalam parfum, pelarut yang digunakan biasanya alkohol. Dalam tradisi timur, pelarut yang digunakan biasanya minyak yang mudah diperoleh, seperti minyak kelapa.
Secara kimiawi, minyak atsiri tersusun dari campuran yang rumit berbagai senyawa, namun suatu senyawa tertentu biasanya bertanggung jawab atas suatu aroma tertentu. Sebagian besar minyak atsiri termasuk dalam golongan senyawa organik terpena dan terpenoid yang bersifat larut dalam minyak (lipofil).
Beberapa minyak atsiri penting
Minyak atsiri biasanya dinamakan menurut sumber utamanya, seperti- Minyak adas (fennel/foeniculi oil)
- Minyak cendana sandalwood oil)
- Minyak bunga cengkeh (eugenol oil) dan minyak daun cengkeh (leaf clove oil)
- Minyak kayu putih (cajuput oil)
- Minyak bunga kenanga (ylang-ylang oil)
- Minyak lawang
- Minyak mawar
- Minyak nilam
- Minyak serai
- Minyak telon
- Minyak tawon
- Minyak angin
- Beberapa minyak gosok dan salep gosok.
Wednesday, June 1, 2016
Sapphire
Sapphire berasal dari bahasa Yunani sappheiros, yang berarti 'batu biru'. Pada zaman dahulu sekitar abad pertengahan, safir sebenarnya merujuk pada
lapis lazuli, tetapi pada awal abad ke-19, deskripsi dan definisi safir
diubah merujuk pada corundum seperti yang kita kenal sekarang. Sapphire merupakan permata yang berasal atau tersusun dari beberapa unsur mineral yang disebut corundum, yang merupakan mineral alami terkeras kedua setelah berlian atau ketiga setelah berlian dan moissanite. Dalam skala Mohs Sapphire menunjukan angka index 9. Sebetulnya corundum sendiri bukanlah mineral yang sangat langka, tapi corundum dengan kualitas yang baik sangat jarang ditemukan. Sebagian besar corundum yang digali atau diperoleh di pertambangan tradisional buram tidak tembus cahaya (opague) atau hanya sebagian saja tembus cahaya (transculent) dan hanya cocok untuk
keperluan industri, termasuk produksi abrasive digunakan untuk amplas
dan mesin logam, plastik dan kayu.
Sementara biru adalah warna yang paling tradisional dan klasik untuk safir, safir sebenarnya ditemukan dalam berbagai warna yang berbeda. Kebanyakan safir alami berwarna pucat dan ringan dalam warna. Hanya sebagian kecil dari safir alam memiliki warna yang hidup dan intens tanpa perlakuan atau treatment dan enhancement, treatment yang paling umum adalah heating. Selama bertahun-tahun, hanya safir biru yang diakui sebagai 'benar-benar' safir. Saat ini, korundum dengan semua varian warnanya dikenal sebagai safir, dengan pengecualian untuk korundum merah, yang diklasifikasikan sebagai ruby.
Sementara biru adalah warna yang paling tradisional dan klasik untuk safir, safir sebenarnya ditemukan dalam berbagai warna yang berbeda. Kebanyakan safir alami berwarna pucat dan ringan dalam warna. Hanya sebagian kecil dari safir alam memiliki warna yang hidup dan intens tanpa perlakuan atau treatment dan enhancement, treatment yang paling umum adalah heating. Selama bertahun-tahun, hanya safir biru yang diakui sebagai 'benar-benar' safir. Saat ini, korundum dengan semua varian warnanya dikenal sebagai safir, dengan pengecualian untuk korundum merah, yang diklasifikasikan sebagai ruby.
Tuesday, February 24, 2015
Media Tanam
MEDIA TANAM YANG BAIK UNTUK AGLAONEMA DAN SANSEVIERIA
Peranan media tanam dalam memelihara tanaman hias terutama aglaonema dan sansevieria sangatlah penting. Media yang baik dan sehat akan sangat menentukan keberhasilan seseorang untuk dapat memelihara tanamannya menjadi indah dan nyaman untuk dinikmati.
Media yang baik yaitu media yang mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Selain itu media yang baik juga harus memiliki karakteÅ—istik yang sesuai dengan tanaman yang akan ditanam. Untuk aglaonema dan sansevieria media tanam haruslah porous dan dapat dengan cepat menghantarkan air keluar melalui lubang drainase dibawah pot.
GOOD PLANTING MEDIA FOR AGLAONEMA AND SANSEVIERIA
The role of the media in maintaining ornamental plants, especially Aglaonema and Sansevieria is essential. Good and healthy media will largely determine the success of a person to be able to maintain the plant into a beautiful and comfortable one to be enjoyed.
Good media is media that contains a variety of nutrients needed by plants. Besides, a good media must also have the appropriate characteristics that suitable for to plant itself. And media for aglaonema and sansevieria must be porous and can quickly deliver the water out through the drainage holes under the pot.
Peranan media tanam dalam memelihara tanaman hias terutama aglaonema dan sansevieria sangatlah penting. Media yang baik dan sehat akan sangat menentukan keberhasilan seseorang untuk dapat memelihara tanamannya menjadi indah dan nyaman untuk dinikmati.
Media yang baik yaitu media yang mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Selain itu media yang baik juga harus memiliki karakteÅ—istik yang sesuai dengan tanaman yang akan ditanam. Untuk aglaonema dan sansevieria media tanam haruslah porous dan dapat dengan cepat menghantarkan air keluar melalui lubang drainase dibawah pot.
GOOD PLANTING MEDIA FOR AGLAONEMA AND SANSEVIERIA
The role of the media in maintaining ornamental plants, especially Aglaonema and Sansevieria is essential. Good and healthy media will largely determine the success of a person to be able to maintain the plant into a beautiful and comfortable one to be enjoyed.
Good media is media that contains a variety of nutrients needed by plants. Besides, a good media must also have the appropriate characteristics that suitable for to plant itself. And media for aglaonema and sansevieria must be porous and can quickly deliver the water out through the drainage holes under the pot.
![]() |
| Aglaonema Khansa |
Subscribe to:
Posts (Atom)










